sebelum LIQO

1 jam lagi mau liqo, lingkaran cahaya yang membuatku makin mengenalMu

ah rabbi..mulai detik ini aku akan membuat semuanya semakin jelas, tak gamang, jelas yakin karena inallaha ma’ana…

hanya Kau Tempat hamba bergantung, mulai detik ini Rabbku makin ku perjelas tekadku maka ridhoi ya rabb…Kuinfakkan Hidupku di jalanMu hamba tau tak mudah hamba tau engkau akan menguji semuanya…takmudah ketika sa’ad bin abdi waqas,thalhah bin Ubaidillah, abu ubaidah ibnul jarrah mereka meraih syurgamu..ridhomu cintaMu mereka menukar semua dengan darah,harta dan jiwa. ya allah apapun badai yang engkau hamparkan padaku,kuatkan kakiku rabb ketika jatuh maka bukakan pintu2 rahmatmu untukku untuk slalu bisa kembali.

kuinfakkan hidupku dijalanmu,anak-anakku…rabbi aku pasrahkan semuanya asala kau ridho, semuanya…maka rabb aku pasrahkan pemimpin hidupku pada orang yg engkau meridhoi yang mencintai jalan yg sama yg aku cintai..siapapun,siapapun dari klanmanapun,nasab manapun asal mencintai jalanmu, sehingga bisa mencintaiku karenaMu, sehingga kau telusupkan rasa cinta itu ke jiwaku terus bertambah makin bertambah dan menumbuhkan kami pada rahmatmu.

karena tangga syurga tak mudah, mereka menukar nyawa,harta,syahwat..lelah.untuk meniti tangga itu, ah rabbi…terserah padamu…

asal jangan pernah kau cabut kecintaanku mendekatkan diri padamu..,

seperti waktu itu,seperti waktu itu,seperti waktu itu sesempit apapun ,sesedih apapun…seperti waktu itu karena hanya ketakutan yang menyelimuti jiwa hamba,,ya rabbi semua itu sungguh tak membuat hamba menikmati lezatnya iman..

Nilai suatu Universalitas kebenaran

Saya memasang screen saver Steve jobs di laptop saya tujuannya adalah untuk memotivasi, karena saya sangat mengaggumi sosok steve jobs setelah membaca buku tipis mengenai biografi beliau. Di sela-sela menunggu penerbangan saya ke pangkal pinang dari Jakarta. Saya membaca buku tipis yang berjudul “ Stay Hungry, Stay foolish” ditemani segelas starbucks dan 2 potong donat, masa menunggu menjadi begitu nikmat  walaupun sesuatu yang paling aku benci adalah menunggu, namun kali ini begitu berbeda dan aku telah menemukan kuncinya yakni masa menunggu apapun itu tetap gunakan dengan sebaik-baiknya untuk menambah keilmuan kita dalam hal apapun yang bermanfaat.  Sehingga ketika yang di tunggu itu datang kita bisa menyambutnya dengan senyuman bukan gerutuan karena begitu lamanya sesuatu itu datang.

Buku tersebut berisi tentang biografi sang penemu Apple dan pidatonya di depan  ratusan mahasiswa stanford University saat hari wisuda mereka. Dan pidatonya sudah di Copas ke blog ini dengan judul “stay hungry, Stay foolish”. Ada satu hal yang sangat menarik di pidato ini ketika Steve jobs mengucapkan perihal “Bila kamu menjalani hidup seolah-olah hari itu adalah hari terakhirmu, maka suatu hari kamu akan benar.” Ungkapan itu membekas dalam diri saya, dan semenjak saat itu, selama 33 tahun terakhir, saya selalu melihat ke cermin setiap pagi dan bertanya kepada diri sendiri: “Bila ini adalah hari terakhir saya, apakah saya tetap melakukan apa yang akan saya lakukan hari ini?” Bila jawabannya selalu “tidak” dalam beberapa hari berturut-turut, saya tahu saya harus berubah. Mengingat bahwa saya akan segera mati adalah kiat penting yang saya temukan untuk membantu membuat keputusan besar. Karena hampir segala sesuatu-semua harapan eksternal, kebanggaan, takut malu atau gagal-tidak lagi bermanfaat saat menghadapi kematian. Hanya yang hakiki yang tetap ada. Mengingat kematian adalah cara terbaik yang saya tahu untuk menghindari jebakan berpikir bahwa Anda akan kehilangan sesuatu. Anda tidak memiliki apa-apa.”

Lalu ada lagi mengenai ini

Waktu Anda terbatas, jadi jangan sia-siakan dengan menjalani hidup orang lain.”

Suatu quotes yang sederhana, namun steve begitu merenunginya, meresapinya dalam-dalam dan mengejawatahkannya dalam perbuatan yang luar biasa. Sehingga dia bisa menghasilkan suatu karya yang luar biasa dan ketika dia telah meninggal dunia mengabarkannya secara gegap gempita, namanya ada di media manapun. Serta tak lupa orang selalu membawa-bawa karyanya di bidang IT yaitu semua karya yang pernah ia torehkan pada perusahaan yang bernama Apple. Bahkan ada pernyataan yang sangat menarik di menjadi judul di salah satu media yakni “ thanks steve, good jobs”. Mari kita tengok hadist yang juga menggambarkan mengenai betapa pentingnya mengingat  mati, 

SUATU hari sahabat Umar bin Khattab duduk bersama Rasulullah SAW. Kemudian datanglah seorang sahabat Anshar. Seraya memberi salam ia berkata: “Wahai Rasulullah, mukmin yang seperti apa yang paling utama?”. Beliau menjawab:”Yang paling baik akhlaknya”.

Sahabat itu bertanya lagi: “Mukmin seperti apakah yang paling cerdas?” Beliau menjawab: “Muslim yang paling cerdas adalah yang paling banyak mengingat kematian dan yang paling baik mempersiapkan diri untuk sesudah kematian itu, mereka itulah orang-orang yang cerdas”(diriwayatkan oleh Imam al-Qurtubi dalam al-Tadzkirah fi Ahwal al-Mauta wa Umuri al-Akhirah).

“Perbanyaklah mengingat kematian maka kamu akan terhibur dari (kelelahan) dunia, dan hendaklah kamu bersyukur. Sesungguhnya bersyukur akan menambah kenikmatan Allah, dan perbanyaklah doa. Sesungguhnya kamu tidak mengetahui kapan doamu akan terkabul.” (HR. Ath-Thabrani)

 Steve memang bukan seorang muslim yang tau mengenai hadist ini, namun ada suatu hal yang menarik yakni kebenaran itu bersifat universal. Dalam kasus diatas kebenaran yang hendak disampaikan adalah mengenai mengingat sesuatu moment yang pasti, absolut , dan akan terjadi pada setiap manusia yang  hidup dan berjalan di muka bumi ini, bahwa setiap manusia pasti mengalami “kematian”. Ini kebenaran pertama yang bisa diterima oleh akal, kebenaran ke dua adalah ketika seseorang semakin banyak mengingat kematian , maka dia akan senantiasa melakukan yang terbaik karena mereka tau bahwa mereka tidak akan hidup selamanya ,dan waktu kita terbatas. Inilah letak dari makna Universalitas kebenaran, dimana kebenaran itu selalu absolut dan sejatinya dapat diterima secara universal oleh semua orang  bagaimanapun backround agama seseorang,  asal dengan syarat ketika mereka mau untuk menghilangkan kesombongan yang ada dalam hatinya dan mereka mau untuk menggunakan akal dan hatinya untuk merenungi segala fenomena kehidupan yang terjadi di dunia ini. Sehingga   maka kebenaran sejati akan bisa mereka dapatkan.

maka nikmat tuhanmu yang manakah yang hendak kau dustakan

 

Category: OPINI  Leave a Comment

Izinkan Hamba Me-restart Semua

Saya sangat-sangat terinspirasi, sangat tersentuh dengan postingan berikut :

yang saya dapat dari blog ini:  http://deatantyo.wordpress.com/2011/09/26/izinkan-hamba-me-restart-semua/

Bismika ya Allah, izinkan hamba merestart semua. Semua hidup hamba. Kembali sedari nol. Nol seperti dulu. Ya Allah, bantu hamba untuk merestart semua. Semua hidup hamba. Kembali sedari nol. Nol seperti dulu. Ya Allah, jaga hamba dalam merestart semua. Semua hidup hamba. Kembali sedari nol. Nol seperti dulu. Ya Allah, istiqamahkan hamba selepas merestart semua. Semua hidup hamba. Kembali sedari nol. Nol seperti dulu.

Setelah semuanya, hidupkan dan matikan hamba bersama-Mu

refrection before dawn

izinkan aku bertemu dengan siapapun yang Mencintaimu ya Allah…

agar kecintaanku kepadaMu tidak berkurang sebesar dzarahpun..

agar kami yang mencintaiMu semakin bertambah-tambah kecintaan kepadaMu

sehingga kami tetap teguh dengan sumpah kami Hingga berjumpa denganMu

 

10.000 orang yang melenakan pandangan manusia, dan yang dipuja-puja

tak pernah aku inginkan pertemuannya,

 jika pertemuan itu membuat rasa rinduku,dan kenikmatanku

berdua denganMu hilang

Izinkan aku bertemu dia yg mencintaiMu dengan tulus ya Rabbi

agar dengan cintanya padaMu membuat aku semakin mencintaiMu

sehingga cinta kami membuat anak-anak kami juga mencintaiMu

with love…in loving extasion,pangkalpinang 02 april 2012

 

paradoks cinta

Adalah kita dipertemukan oleh cinta
Ketika aku terseok mencari secerca makna yang memudar
Ketika malam-malam menjadi sedingin sebilah pedang yang menusuk
Pelan tapi pasti sayatannya menggerat jantung yang masih berdetak
Namun seperti candu di cawan, membawa terbang tinggi,menari mengarak awan
Sakit namun seolah tak mau berhenti, aku terus mengulang malam-malam sembilu
 
Adalah kamu dan aku kusebut kita
Dipertemukan oleh cinta
Saat malam tak lagi sembilu dan awan sembunyikan pedangnya
Kamu genggam tanganku yang nyaris menari namun mengglepar kesakitan
Menatap nanar sayatan berdarah seperti yang sudah-sudah
Katamu “ mari kembali menCintaiNya lagi..”
 
Karena Cinta kita bertemu, kau tahan tanganku dan peluk jiwaku
Kau ajak kita mngeja beribu gemintang menari pada galaxy sang pencipta
Kita menangis bersama hujan yang rintiknya diserap tanah kering
Yang haus akan makna untuk menghijau
Hujan tau dia mencintai tanah maka dia memberikan airnya
Agar tanah tak lagi sekarat, mengeras dan cadas
 
Adalah kita dipertemukan oleh CintaNya
Sehingga malam telah membuang  bilah pedangnya
Adalah kita dipertemukan oleh CintaNya
Maka semoga kita bertemu dan bercengkrama lagi di telaga bening al-kautsar
 
Anauhibukifillah….ya ukhty

Isi Pidato Steve Jobs ” Stay Hungry , Stay Foolish”

Saya merasa bangga di tengah-tengah Anda sekarang, yang akan segera lulus dari salah satu universitas terbaik di dunia. Saya tidak pernah selesai kuliah. Sejujurnya, baru saat inilah saya merasakan suasana wisuda. Hari ini saya akan menyampaikan tiga cerita pengalaman hidup saya. Ya, tidak perlu banyak. Cukup tiga.

Cerita Pertama: Menghubungkan Titik-Titik

Saya drop out (DO) dari Reed College setelah semester pertama, namun saya tetap berkutat di situ sampai 18 bulan kemudian, sebelum betul-betul putus kuliah. Mengapa saya DO? Kisahnya dimulai sebelum saya lahir. Ibu kandung saya adalah mahasiswi belia yang hamil karena “kecelakaan” dan memberikan saya kepada seseorang untuk diadopsi.

Dia bertekad bahwa saya harus diadopsi oleh keluarga sarjana, maka saya pun diperjanjikan untuk dipungut anak semenjak lahir oleh seorang pengacara dan istrinya. Sialnya, begitu saya lahir, tiba-tiba mereka berubah pikiran bayi perempuan karena ingin. Maka orang tua saya sekarang, yang ada di daftar urut berikutnya, mendapatkan telepon larut malam dari seseorang: “kami punya bayi laki-laki yang batal dipungut; apakah Anda berminat? Mereka menjawab:“Tentu saja.” Ibu kandung saya lalu mengetahui bahwa ibu angkat saya tidak pernah lulus kuliah dan ayah angkat saya bahkan tidak tamat SMA. Dia menolak menandatangani perjanjian adopsi. Sikapnya baru melunak beberapa bulan kemudian, setelah orang tua saya berjanji akan menyekolahkan saya sampai perguruan tinggi.

Dan, 17 tahun kemudian saya betul-betul kuliah. Namun, dengan naifnya saya memilih universitas yang hampir sama mahalnya dengan Stanford, sehingga seluruh tabungan orang tua saya yang hanya pegawai rendah habis untuk biaya kuliah. Setelah enam bulan, saya tidak melihat manfaatnya. Saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan dalam hidup saya dan bagaimana kuliah akan membantu saya menemukannya. Saya sudah menghabiskan seluruh tabungan yang dikumpulkan orang tua saya seumur hidup mereka. Maka, saya pun memutuskan berhenti kuliah, yakin bahwa itu yang terbaik. Saat itu rasanya menakutkan, namun sekarang saya menganggapnya sebagai keputusan terbaik yang pernah saya ambil.

Begitu DO, saya langsung berhenti mengambil kelas wajib yang tidak saya minati dan mulai mengikuti perkuliahan yang saya sukai. Masa-masa itu tidak selalu menyenangkan. Saya tidak punya kamar kos sehingga nebeng tidur di lantai kamar teman-teman saya. Saya mengembalikan botol Coca-Cola agar dapat pengembalian 5 sen untuk membeli makanan. Saya berjalan 7 mil melintasi kota setiap Minggu malam untuk mendapat makanan enak di biara Hare Krishna. Saya menikmatinya. Dan banyak yang saya temui saat itu karena mengikuti rasa ingin tahu dan intuisi, ternyata kemudian sangat berharga. Saya beri Anda satu contoh:

Reed College mungkin waktu itu adalah yang terbaik di AS dalam hal kaligrafi. Di seluruh penjuru kampus, setiap poster, label, dan petunjuk ditulis tangan dengan sangat indahnya. Karena sudah DO, saya tidak harus mengikuti perkuliahan normal. Saya memutuskan mengikuti kelas kaligrafi guna mempelajarinya. Saya belajar jenis-jenis huruf serif dan san serif, membuat variasi spasi antar kombinasi kata dan kiat membuat tipografi yang hebat. Semua itu merupakan kombinasi cita rasa keindahan, sejarah dan seni yang tidak dapat ditangkap melalui sains. Sangat menakjubkan.

Saat itu sama sekali tidak terlihat manfaat kaligrafi bagi kehidupan saya. Namun sepuluh tahun kemudian, ketika kami mendisain komputer Macintosh yang pertama, ilmu itu sangat bermanfaat. Mac adalah komputer pertama yang bertipografi cantik. Seandainya saya tidak DO dan mengambil kelas kaligrafi, Mac tidak akan memiliki sedemikian banyak huruf yang beragam bentuk dan proporsinya. Dan karena Windows menjiplak Mac, maka tidak ada PC yang seperti itu. Sekali lagi, Andaikata saya tidak DO, saya tidak berkesempatan mengambil kelas kaligrafi, dan PC tidak memiliki tipografi yang indah. Tentu saja, tidak mungkin merangkai cerita seperti itu sewaktu saya masih kuliah. Namun, sepuluh tahun kemudian segala sesuatunya menjadi gamblang. Sekali lagi, Anda tidak akan dapat merangkai titik dengan melihat ke depan; Anda hanya bisa melakukannya dengan merenung ke belakang. Jadi, Anda harus percaya bahwa titik-titik Anda bagaimana pun akan terangkai di masa mendatang. Anda harus percaya dengan intuisi,takdir, jalan hidup, karma Anda, atau istilah apa pun lainnya. Pendekatan ini efektif dan membuat banyak perbedaan dalam kehidupan saya.

  • Cerita Kedua Saya: Cinta dan Kehilangan.

    Saya beruntung karena tahu apa yang saya sukai sejak masih muda. Woz (Steve Wozniak) dan saya mengawali Apple di garasi orang tua saya ketika saya berumur 20 tahun. Kami bekerja keras dan dalam 10 tahun Apple berkembang dari hanya kami berdua menjadi perusahaan 2 milyar dolar dengan 4000 karyawan. Kami baru meluncurkan produk terbaik kami-Macintosh- satu tahun sebelumnya, dan saya baru menginjak usia 30. Dan saya dipecat. Loh,, bagaimana mungkin Anda dipecat oleh perusahaan yang Anda dirikan? tapi memang itulah yang terjadi. Seiring pertumbuhan Apple, kami merekrut orang yang saya pikir sangat berkompeten untuk menjalankan perusahaan bersama saya. Dalam satu tahun pertama,semua berjalan lancar. Namun, kemudian muncul perbedaan dalam visi kami mengenai masa depan dan kami sulit disatukan. Komisaris ternyata berpihak padanya. Demikianlah, di usia 30 saya tertendang. Bisa anda bayangkan kerja keras bertahun-tahun membangun kerajaan berakhir dengan anda berada di depan gerbangnya.

    Beritanya ada di mana-mana. Apa yang menjadi fokus sepanjang masa dewasa saya, tiba-tiba sirna. Sungguh menyakitkan. Dalam beberapa bulan kemudian, saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan. Saya merasa telah mengecewakan banyak wirausahawan generasi sebelumnya -saya gagal mengambil kesempatan. Saya bertemu dengan David Packard dan Bob Noyce dan meminta maaf atas keterpurukan saya. Saya menjadi tokoh publik yang gagal, dan bahkan berpikir untuk lari dari Silicon Valley. Namun, sedikit demi sedikit semangat timbul kembali- saya masih menyukai pekerjaan saya. Apa yang terjadi di Apple sedikit pun tidak mengubah saya. Saya telah ditolak, namun saya tetap cinta. Maka, saya putuskan untuk mulai lagi dari awal. Waktu itu saya tidak melihatnya, namun belakangan baru saya sadari bahwa dipecat dari Apple adalah kejadian terbaik yang menimpa saya. Beban berat sebagai orang sukses tergantikan oleh keleluasaan sebagai pemula, segala sesuatunya lebih tidak jelas. Hal itu mengantarkan saya pada periode paling kreatif dalam hidup saya.

    Dalam lima tahun berikutnya, saya mendirikan perusahaan bernama NeXT, lalu Pixar, dan jatuh cinta dengan wanita istimewa yang kemudian menjadi istri saya. Pixar bertumbuh menjadi perusahaan yang menciptakan film animasi komputer pertama, Toy Story, dan sekarang merupakan studio animasi paling sukses di dunia. Melalui rangkaian peristiwa yang menakjubkan, Apple membeli NeXT, dan saya kembali lagi ke Apple, dan teknologi yang kami kembangkan di NeXT menjadi jantung bagi kebangkitan kembali Apple. Dan, Laurene dan saya memiliki keluarga yang luar biasa. Saya yakin takdir di atas tidak terjadi bila saya tidak dipecat dari Apple. Obatnya memang pahit, namun sebagai pasien saya memerlukannya. Kadangkala kehidupan menimpuk batu ke kepala Anda. Jangan kehilangan kepercayaan. Saya yakin bahwa satu-satunya yang membuat saya terus berusaha adalah karena saya menyukai apa yang saya lakukan. Anda harus menemukan apa yang Anda sukai. Itu berlaku baik untuk pekerjaan maupun asangan hidup Anda. Pekerjaan Anda akan menghabiskan sebagian besar hidup Anda, dan kepuasan sejati hanya dapat diraih dengan mengerjakan sesuatu yang hebat. Dan Anda hanya bisa hebat bila mengerjakan apa yang Anda sukai. Bila Anda belum menemukannya, teruslah mencari. Jangan menyerah. Hati Anda akan mengatakan bila Anda telah menemukannya. Sebagaimana halnya dengan hubungan hebat lainnya, semakin lama-semakin mesra Anda dengannya. Jadi, teruslah mencari sampai ketemu. Jangan berhenti.

  • Cerita Ketiga Saya: Kematian

    Ketika saya berumur 17, saya membaca ungkapan yang kurang lebih berbunyi: “Bila kamu menjalani hidup seolah-olah hari itu adalah hari terakhirmu, maka suatu hari kamu akan benar.” Ungkapan itu membekas dalam diri saya, dan semenjak saat itu, selama 33 tahun terakhir, saya selalu melihat ke cermin setiap pagi dan bertanya kepada diri sendiri: “Bila ini adalah hari terakhir saya, apakah saya tetap melakukan apa yang akan saya lakukan hari ini?” Bila jawabannya selalu “tidak” dalam beberapa hari berturut-turut, saya tahu saya harus berubah. Mengingat bahwa saya akan segera mati adalah kiat penting yang saya temukan untuk membantu membuat keputusan besar. Karena hampir segala sesuatu-semua harapan eksternal, kebanggaan, takut malu atau gagal-tidak lagi bermanfaat saat menghadapi kematian. Hanya yang hakiki yang tetap ada. Mengingat kematian adalah cara terbaik yang saya tahu untuk menghindari jebakan berpikir bahwa Anda akan kehilangan sesuatu. Anda tidak memiliki apa-apa. Sama sekali tidak ada alasan untuk tidak mengikuti kata hati Anda.

    Sekitar setahun yang lalu saya didiagnosis mengidap kanker. Saya menjalani scan pukul 7:30 pagi dan hasilnya jelas menunjukkan saya memiliki tumor pankreas. Saya bahkan tidak tahu apa itu pankreas. Para dokter mengatakan kepada saya bahwa hampir pasti jenisnya adalah yang tidak dapat diobati. Harapan hidup saya tidak lebih dari 3-6 bulan. Dokter menyarankan saya pulang ke rumah dan membereskan segala sesuatunya, yang merupakan sinyal dokter agar saya bersiap mati. Artinya, Anda harus menyampaikan kepada anak Anda dalam beberapa menit segala hal yang Anda rencanakan dalam sepuluh tahun mendatang. Artinya, memastikan bahwa segalanya diatur agar mudah bagi keluarga Anda. Artinya, Anda harus mengucapkan selamat tinggal. Sepanjang hari itu saya menjalani hidup berdasarkan diagnosis tersebut. Malam harinya, mereka memasukkan endoskopi ke tenggorokan, lalu ke perut dan lambung, memasukkan jarum ke pankreas saya dan mengambil beberapa sel tumor. Saya dibius, namun istri saya, yang ada di sana, mengatakan bahwa ketika melihat selnya di bawah mikroskop, para dokter menangis mengetahui bahwa jenisnya adalah kanker pankreas yang sangat jarang, namun bisa diatasi dengan operasi. Saya dioperasi dan sehat sampai sekarang. Itu adalah rekor terdekat saya dengan kematian dan berharap terus begitu hingga beberapa dekade lagi.

    Setelah melalui pengalaman tersebut, sekarang saya bisa katakan dengan yakin kepada Anda bahwa menurut konsep pikiran, kematian adalah hal yang berguna: Tidak ada orang yang ingin mati. Bahkan orang yang ingin masuk surga pun tidak ingin mati dulu untuk mencapainya. Namun, kematian pasti menghampiri kita. Tidak ada yang bisa mengelak. Dan, memang harus demikian, karena kematian adalah buah terbaik dari kehidupan. Kematian membuat hidup berputar. Dengannya maka yang tua menyingkir untuk digantikan yang muda. Maaf bila terlalu dramatis menyampaikannya, namun memang begitu.

    Waktu Anda terbatas, jadi jangan sia-siakan dengan menjalani hidup orang lain. Jangan terperangkap dengan dogma-yaitu hidup bersandar pada hasil pemikiran orang lain. Jangan biarkan omongan orang menulikan Anda sehingga tidak mendengar kata hati Anda. Dan yang terpenting, miliki keberanian untuk mengikuti kata hati dan intuisi Anda, maka Anda pun akan sampai pada apa yang Anda inginkan. Semua hal lainnya hanya nomor dua.

    Ketika saya masih muda, ada satu penerbitan hebat yang bernama “The Whole Earth Catalog“, yang menjadi salah satu buku pintar generasi saya. Buku itu diciptakan oleh seorang bernama Stewart Brand yang tinggal tidak jauh dari sini di Menlo Park, dan dia membuatnya sedemikian menarik dengan sentuhan puitisnya. Waktu itu akhir 1960-an, sebelum era komputer dan desktop publishing, jadi semuanya dibuat dengan mesin tik, gunting, dan kamera polaroid. Mungkin seperti Google dalam bentuk kertas, 35 tahun sebelum kelahiran Google: isinya padat dengan tips-tips ideal dan ungkapan-ungkapan hebat. Stewart dan timnya sempat menerbitkan beberapa edisi “The Whole Earth Catalog”, dan ketika mencapai titik ajalnya, mereka membuat edisi terakhir. Saat itu pertengahan 1970-an dan saya masih seusia Anda. Di sampul belakang edisi terakhir itu ada satu foto jalan pedesaan di pagi hari, jenis yang mungkin Anda lalui jika suka bertualang.

    Di bawahnya ada kata-kata: “Stay Hungry. Stay Foolish.” Itulah pesan perpisahan yang dibubuhi tanda tangan mereka. Stay Hungry. Stay Foolish. Saya selalu mengharapkan diri saya begitu. Dan sekarang, karena Anda akan lulus untuk memulai kehidupan baru, saya harapkan Anda juga begitu. Always Stay Hungry. Stay Foolish.

CintaMu sederhana saja

Menjadi muslim itu luar biasa..menjadi muslim itu indah Ketika objektifitas dari Allah sangat adil, saudaraku .. Sederhana saja, parameter Takwa adalah yg utama ketika kita ingin masuk ke syurganya Allah Mungkin saja ada sebagian kita yang kaya, yang genius, yang cantik, yang lengkap, yang cacat, yang buta, yang bisu, yang bersuara emas.. ya, di al-quran sudah sangat jelas Allah memang melebihkan satu dengan yang lainnya. Namun sangat jelas hanya orang2 bertakwa yg bisa masuk syurganya allah, ya ..parameter paling objective. Semua orang kaya,cantik,genius,lengkap,cacat,buta,bisu,tuli,suara emas bisa bertaqwa jika mereka mau.., 1 hal hanya dengan “Mau”. Mau untuk belajar Islam,mau untuk dekat ke allah dan mau untuk meminta allah memberikan jalan2 menuju takwa. Masuk syurga itu, hanya Takwa dimana itu adalah kunci Allah untuk memberikan Ridha-Nya. Allah maha adil, simple,sederhana. Dan objective. “Sebaik2 kamu adalah yg belajar qur’an dan mengajarkannya”. Bukan sebaik2 kamu adalah yang menghasilkan rumus integral lipat empat, yang saham dan investasinya dimana-mana, yang terkenal yang menulis buku pengembangan diri..bukan Simple..dari profesor hingga tukang sampah, dari si kaya hingga si miskin, dari pejabat hingga rakyat bisa menjadi sebaik-baiknya kita..sederhana..Ah..allah betapa Indahnya cinta_MU.

Category: OPINI  Leave a Comment

RESIDUAL deposit

Residual Deposit adalah badan bijih yang terbentuk akibat perombakanbatuan-batuan yang mengandung mineral bijih dengankadar rendah, kemudian mengalami pelapukan dan pelarutan serta pelindian, dan selanjutnya mengalami pengkayaan relatif hingga mencapai kadar yang ekonomis. Contoh endapan ada di slide kemaren.

Dan dengan pengertian yang lebih mudah yaitu endapan hasil pelapukan dimana proses pelapukan dan pengendapan terjadi di tempat yang sama, dengan kata lain tanpa mengalami transportasi (baik dengan media air atau angin) seperti endapan sedimen yang lainnya. Proses pelapukan (weathering) biasanya terjadi secara fisika dan kimia. Proses utama yang terjadi adalah leaching (pelindian)

 Untuk Lebih jelas bagaimana Proses Leaching terjadi, mari kita Ambil contoh Genesa Nikel Laterit.

Nikel laterit merupakan sumber bahan tambang yang sangat penting, menyumbang terhadap 40% dari produksi nikel dunia. Endapan nikel laterit terbentuk dari hasil pelapukan yang dalam dari batuan induk dari jenis ultrabasa. Umumnya terbentuk pada iklim tropis sampai sub-tropis. Saat ini kebanyakan nikel laterit memang terbentuk di daerah ekuator. Negara penghasil nikel laterit di dunia diantaranya New Caledonia, Kuba, Philippines, Indonesia, Columbia, dan Australia.

Istilah “laterite” bisa diartikan sebagai endapan yang kaya akan iron-oxide, miskin unsur silica, dan secara intensif ditemukan pada endapan lapukan di iklim tropis. Leaching proses pada nikel Laterit dapat dibagi menjadi 4 tahapan/ 4 istilah:

a.   Protolith

1).  Merupakan dasar (bagian terbawah) dari penampang vertikal.

2).  Merupakan batuan asal yang berupa batuan ultramafic (harzburgite, peridotit, atau dunit).

3).  Nikel terdapat (muncul) bersama-sama dengan struktur mineral silikat dari magnesium-rich olivin atau sebagai hasil alterasi serpentinisasi). # yang pada garuk2 jidat bingung apa itu altrasi process take a look this file until its end okay!

4). Nikel terbentuk bersama mineral silikat kaya unsur Mg (ex;olivin). Olivin adalah jenis mineral yang tidak stabil selama pelapukan berlangsung.

b.   Saprolith

1).  Fragmen-fragmen batuan asal masih ada, tetapi mineral-mineralnya pada umumnya sudah terubah. adalah produk pelapukan pertama, meninggalkan sedikitnya 20% dari batuan aslinya (parent rock).

2).  Batas antara zona saprolite dan protolith pada umumnya irregular dan bergradasi.

3).  Pada beberapa endapan nikel laterit, zona ini dicirikan dengan keberadaan pelapukan mengulit bawang (spheroidal weathering). #bawang merah apa bawang putih? Still confuse, baca terus..lanjuttt

4).  Dengan berkembangnya proses pelapukan, unsur Mg di dalam protholith umumnya terlindikan (leached), dan silika sebagian terbawa oleh air tanah.

c.   Limonit

Bagian yang kaya dengan oksida besi akibat dari proses pembentukan zona saprolite (oksida besi dominan pada bagian atas dari zona saprolite) à horizon limonit. Sedangkan Mg dan Silika larut bersama air tanah.

d.   Tudung besi (erriginous duricrust, cuirasse, canga, ferricrete atau laterit residu)

Suatu lapisan dengan konsentrasi besi yang cukup tinggi, melindungi lapisan endapan laterit di bawahnya terhadap erosi.

Secara mineralogi nikel laterite masuk dalam kategori Hydrous Silicate Deposits dari 3 kategori mineralogi lainnya (Brand et al,1998). 

1. Hydrous Silicate Deposits

Profil dari type ini secara vertikal dari bawah ke atas: Ore horizon pada lapisan saprolite (Mg – Ni silicate), kadar nikel antara 1,8% – 2,5%. Pada zona ini berkembang box-works, veining, relic structure, fracture dan grain boundaries dan dapat terbentuk mineral yang kaya dengan nikel; Garnierite (max. Ni 40%). Ni terlarut (leached) dari fase limonite (Fe-Oxyhydroxide) dan terendapkan bersama mineral silika hydrous atau mensubstitusi unsur Mg pada serpentinite yang teralterasi (Pelletier,1996). Jadi, meskipun nikel laterit adalah produk pelapukan, tapi dapat dikatakan juga bahwa proses meningkatkan supergene sangat penting dalam pembentukan formasi dan nilai ekonomis dari endapan hydrous silicate ini. Tipe ini dapat ditemui di beberapa tempat seperti di New Caledonia, Indonesia, Philippina, Dominika, dan Columbia.

So..okay kita masuk dalam istilah2 yang bikin kepala pusing:

  1. Altrasi : merupakan perubahan komposisi mineralogy batuan (dalam keadaan padat) karena pengaruh Suhu dan Tekanan yang tinggi. #sebenernya guys pengertian lanjutannya panjang but unt materi kuliah ini cukup ngerti ini dulu
  2. Speriodal wheatering (pelapukan mengulit bawang)

 

 

 

So learning and understanding it. I will ask this material for UTS examination

 

  1. Pengertian Residual deposit dan contohnya?
  2. Proses pembentukan nikel laterit serta masuk kategori mineralogi apa?

Gile cuy dosen manah yg sebagian materi ujiannya udah bocor jauh2 hari..

 

 

 

Tulisan dan sejarah umat

Akhir-akhir ini sering posting puisi, walaupun statusnya adalah repost puisi orang hehehe… pada dasarnya aku suka dengan bahasa puisi mereka indah dan bisa melembutkan. Dan sekarang aku sedang belajar untuk menjadi manusia yang memiliki kelembutan hati…ah selama ini aku mempunyai persepsi diri yang keliru. Ada suatu hadist yang kemaren sempat aku baca dan membuat aku banyak merenung:

Ya ‘Aisyah!, Sesungguhnya Allah Ta’ala Maha Lembut dan DIA mencintai kelembutan, dan Allah Ta’ala memberikan pahala atas kelembutan, tetapi tidak memberikan pahala atas ketergesaan. Dan tidaklah Allah Ta’ala memberikan pahala atas kelembutan sama seperti memberikan pahala kepada selainnya.” (Dikeluarkan oleh Imam Muslim Rahimahullahu).

 

 Cuman yang paling aku suka dari sekian puisi yang pernah terpublish paling suka puisi yang semua akan jadi masa lalu pada

 akhirnya. Puisi ini aku baca berulang-ulang  dan sangat menginspirasi. Dengan pena kita bisa melakukan sebuah amalan jariyah,

 dan dengan tulisan pena pulalah kita bisa melakukan dosa jariyah jika tulisan yang kita buat ternyata menginspirasi seseorang

untuk berbuat maksiat atau melalui puisi-puisi itu membuat hati-hati manusia menjadi lemah dan lalai akan mengingat Rabb kita, terkadang sering kita tidak sadar dengan apa yang kita lagukan yang mana lyricnya membuat hati kita terbuai dengan nyanyian-nyanyian cinta yang melalaikan. Berulang kali menyesal sekali jika membaca puisi “ Ketika Semua menjadi masa lalu pada akhirnya”,  ah betapa segumpal daging yang bernama hati ini senantiasa lalai dalam mengingat allah dan sering kali terbuai dengan kata-kata yang pada hakikatnya menyesatkan. Padahal sebuah tulisan yang keluar adalah cerminan jiwa seseorang, ketika jiwa itu bening maka tulisan yang dibuatpun akan memiliki banyak manfaat, dan kita sering kali lupa bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling banyak memberi manfaat pada manusia lainnya.

“..Adapun buih itu akan hilang sebagai sesuatu yang tiada harganya. Adapun yang memberi manfaat kepada manusia, ia akan tetap tinggal di bumi..” (Ar Ra’d 17)

bukankah dari zaman dahulu kala sampai sekarang, dari zaman pertama kali manusia mengetahui bagaimana cara menumpahkan buah pikiran dalam bentuk tulisan dengan menggunakan pena, arang dan hingga saat ini kita bisa dengan mudah menulis kapanpun dan dimanapun saat kita dalam keadaan sadar dengan berbagai kecanggihan teknologi telah hadir bertriliun-triliun hasil tulisan??, berpuluh-puluh juta buku, dan beratus ribu buku motivasi, beribu-ribu motivator. Mulai yang berisi bagaimana agar senantiasa merasakan semangat dalam menjalani kehidupan, bagaimana agar menjadi kaya raya, bagaimana mengatur perusahaan, dan lain-lain. Ada disuatu periode momen kehidupan sang penulis di puja di elu-elukan, di panggil di berbagai acara motivasi dimana setiap mata terpaku pada sosok orang tersebut seolah-olah dia adalah nabi baru di era abad ini. Nabi baru dengan penyakit Wahn, yang mana menggambarkan kekayaan adalah segalanya, kekayaan yang didapat adalah kerja-kerja keras yang dilakukannya. Sehingga membuat banyak umat muslim berfikir ke arah matrealis. Tak ada yang salah dengan kaya karena kita memiliki sejarah orang-orang kaya kita memiliki utsman bin affan, abu bakr, bahkan rasulullah SAW adalah saudagar kaya mahar Rasulullah adalah 100 ekor unta ketika melamar khadijah, setara dengan 700 juta untuk nilai saat ini. Namun kita sebagai orang muslim seringkali lupa dengan sejarah besar yang heroik dari peradaban Islam, yang mana mereka adalah orang-orang kuat yang tetap bisa berkarya dengan indah di tengah-tengah jeruji besi keterbatasan mereka. Mereka adalah manusia-manusia langit yang tidak sedikitpun membutuhkan seminar-seminar motivasi di aula-aula besar, yang mana motivasi dan kekayaan mereka berada dalam diri hati mereka sendiri yang mereka dapatkan dari sujud-sujud panjang mereka pada 1/3 malam yang sunyi berduaan dengan rabb mereka. Teringat kisah Ibnu Taimmiyah beliau penjara kota Damaskus di tahun 728 H, dari penjara sempit lembab ia tetap berkarya lewat tulisan, bahkan ketika pena dan kertas dilarang oleh sipir penjara untuk diberikan kepadanya, beliau tetap menulis bukan dengan pena, namun dengan arang yang ia ukir di dinding-dinding penjara, arang yang dilemparkan oleh murid-muridnya melalui barik jeruji besi. “Ketika ia wafat, buku-bukunya dibakar dan dihancurkan. Muridnya, Ibnul Qayyim Al Jauziyah diarak keliling kota, terikat di atas gerobak sampah. Anak-anak kecil berlarian seiring ejek tawa para dewasa, mengolok, meludahi, dan melemparinya dengan buah busuk. Hari ini, dalam katalog hampir semua perpustakaan orang menjumpai nama Ibnu Taimiyah. Atau di toko buku. Ada. Selalu ada”. (sallim a fillah), dan yang lebih luar biasa adalah ketika Ibnu Taimmiyah berkata ”Apa yang dilakukan musuh-musuhku kepadaku? Demi Allah, jika mereka memenjarakanku, inilah rehat yang nikmat. Jika mereka membuangku ke negeri antah, inilah tamasya yang indah. Jika mereka membunuhku, sebagai syahid aku disambut.” Kata-kata seperti ini hanya keluar dari lidah seseorang yang berjiwa besar yang tidak pernah takut dengan apapun kecuali Allah azza wa jalla. Maka tulisan adalah suatu karya kita..ia bisa menjadi jariyah ketika niat menulisnya adalah suci karena Allah ta Alla..dan memberikan manfaat yang luar biasa bagi masyarakat luas. Ah..malu rasanya diri ini betapa 2 tahun kebelakang menjadi suatu masa yang melalaikan hingga hati ini tak lagi peka, dan jiwa ini kering akan nikmat berduaan dengan Rabb Tuhan semesta alam. Dan hampir-hampir kehilangan makna akan berserah diri kepada allah azza wa jalla.

 

Category: OPINI  Leave a Comment

Ketika semua akan jadi masa lalu, pada akhirnya

Terharu membaca puisi tulisan teh cici…

ada, yang berjibaku
dada serasa sempit
pundak terasa berat
kantuk tak tertahankan
kening terus berkerut
sesekali terselip jumawa,
ah…
ini akan antarkan ku ke surga

tapi, ada…
di saat semua akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
mereka yang takjub dengan amalan-amalan yang telah begitu menggunung,
kemudian tiba-tiba angin datang berhembus,
menyapu bersih amalan-amalan tersebut…
terbang, ringan
bagai debu
akhirnya hanya bisa terkaget penuh takut mencekam,

apa yang kini kan ku persembahkan…?

juga ada,
mereka yang hampir lirih bertanya pada Tuhannya…
kapan… dikabulkan pinta-pinta ini
hampir saja mendekati batas kecewa dan putus asa,
namun iman yang terpancang,
memaksa kuat diri terus menjaga harap lakukan pinta
hingga, matinya…

kemudian tersebutlah seorang hamba yg terkejut melihat gunungan amalnya,
tak merasa ia memiliki amal shalih sebanyak itu selama hidupnya, bertanyalah si hamba,

ya Allah,amal shalih yg mana yg menciptakan gunungan pahala setinggi itu?

terjawablah tanyanya,

‘sesungguhnya itu adalah pahala hasil doamu yg tidak Aku kabulkan’

si hamba masih ternganga dan berkata

‘jika begitu aku sungguh berharap tak ada doaku yg Kau kabulkan..’

ya, di saat semua akan menjadi masa lalu pada akhirnya.

juga ada,
yang terus bersama-sama.
makan bersama, main bersama, nonton bersama, sampai foto-foto bersama
katanya saling cinta, bersahabat
lalu,
di saat semua akan menjadi masa lalu pada akhirnya
ternyata, ada yang
saling tunjuk menunjuk menyalahkan,

karena dia…
karena dia…

mungkin lupa (atau tidak tahu?)
Allah telah mengingatkan,
‘teman-teman karib pada hari itu saling bermusuhan satu sama lain, kecuali mereka yang bertakwa’

atau…
ada, yang bilang
katanya, dia rindu
rindu pada rasulnya
dia bilang
dia cinta pada rasulnya
padahal dia tidak –berusaha banyak untuk – tahu
tidak juga usahakan –secara optimal- apa yang –katanya dia rindukan- itu lakukan…

dia bilang,
dia rindu ingin bertemu,

tapi
bagaimana jika,
pada masa,
di mana segala sesuatu akan menjadi masa lalu pada akhirnya itu…
rasulnya berkata,
kamu siapa? kamu bukan ummatku…
aku,
tidak mengenalmu,,,

padahal di saat yang lain,
bagi manusia lainnya
sang rasul menyambut dengan hangat penuh rindu,
di pinggir telaga kautsar sana…

ya, kuingat,
semua akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
di saat gelak tawa itu, di sela sarapan dan makan siang bersama kita,
di antara tawa hambar melihat keterbatasan kita memahami ilmu-ilmu di internet
atau… tangis kita, mengingat besarnya dosa dan kemaksiatan…
yang tidak hanya,
berdampak pada diri.
tapi juga kerja-kerja yang tengah kita lakukan,
yang buat kening kita terus berkerut,,,
kenapaaa…
jauh sekali kita dari kemenangan. jauh sekali, rasanya, kerja kita dari keberkahan…

atau, di sela kecemburuan kita satu sama lain.
cemburuku padamu, atau kadang, cemburumu padaku,
yang selalu kuharap hanya karena cinta dan fastabiqul khairat kita padaNya,

kusadari…
semua itu, akan menjadi,
masa lalu,
pada akhirnya.
entah aku yang mendahuluimu,
atau
kamu,
yang mendahuluiku

maka…
pada masa itu,
satu yang kuharap.
jadilah penolongku,

aku juga teramat berharap,
bisa jadi penolongmu…

ya?